Review Drama China Le Coup de Foudre: Kisah Cinta Si Jenius Yang Dingin dan Gadis Baik Hati yang Tidak Terlalu Pintar
Sinopsis:
Drama-drama China biasanya memiliki konflik yang lebih ringan dibanding drama Korea. Setelah review tiga season Voice yang sangat intens, sekarang review yang ringan-ringan saja. Le Coup de Foudre ini adalah ungkapan bahasa Perancis yang artinya jatuh cinta pada pandangan pertama. Zhao Qiaoyi (Janice Wu) adalah seorang murid yang termasuk kurang pandai di sekolah. Saat hari pertama sekolah dia kesiangan sehingga kebagian satu bangku dengan Yan Mo (Zhang Yujian). Dia adalah murid terpintar di sekolah, namun sikapnya yang dingin membuat tak ada satupun yang mau satu bangku dengannya. Zhao Qiaoyi terpaksa satu bangku dengan Yan Mo karena tak ada pilihan lain.
Zhao Qiaoyi marah ke pada Zhao Guanchao (Zhao Zhiwei ), saudara kembar laki-lakinya karena tak mau menyisakan tempat untuknya. Meskipun kembar tapi mereka berbeda, Zhao Guanchao adalah siswa nomor dua setelah Yan. Dia juga sang memiliki banyak kemampuan. Selain saudaranya Zhao Qiaoyi juga marah kepada sahabatnya Hao Wuyi (Ma Li), mereka sangat dekat dan telah bersahabat lama. Mereka juga memiliki kesamaan dalam hal nilai, tak terlalu baik.
Nilai yang buruk itu membuat orang tua Hao Wuyi yang berkecukupan memutuskan untuk mendaftarkan anaknya les privat, ternyata tutornya adalah Zhao Guanchao. Sering bersama membuat mereka terlibat dalam hubungan yang rumit. Sementara keluarga Zhao Qiaoyi yang sederhana dan memiliki dua anak membuatnya mengikuti ikut les tambahan karena saudaranya juga tak mau membantunya. Ternyata Zhao Qiaoyi ditipu oleh tempat les tersebut, dia tahu berkat Yan Mo. Kemudian Fei Dachuan (An ge) siswa paling ditakuti di sekolah mengajaknya belajar bersama. Dia ternyata adalah adik dari ibu Yan Mo, sehingga setelah dipaksa akhirnya Yan Mo mau membantu mereka berdua belajar.
Sering belajar bersama membuat Yan Mo tak sedingin sebelumnya dan mulai mengakui perasaannya terhadap Zhao Qiaoyi. Mereka bahkan memutuskan untuk kuliah bersama di luar negeri. Suatu insiden terjadi sehingga Zhao Qiaoyi tidak bisa menepati janjinya. Hal ini membuat Yan Mo sangat marah dan memutuskan berpisah. Bertahun kemudian mereka dipertemukan kembali dalam sebuah acara TV. Mungkinkah mereka bisa bersama lagi?
Review:
Drama ini sebenarnya cukup sederhana kisahnya tentang cinta remaja, persaudaraan, persahabatan dan keluarga. Secara eksekusi juga bagus dan realistis seolah memberi gambaran umum bagaimana pelajar dan kehidupan sehari-hari di China. Akting aktor dan aktrisnya juga bagus, natural. Makeup dan wardrobenya juga bagus, penampilan setiap tokoh bisa sesuai dan terlihat perbedaan penampilan ketika sekolah dan dewasa bertahun-tahun kemudian.
Disini digambarkan dua keluarga yang berbeda. Keluarga Zhao Qiaoyi yang sederhana dengan ayah tiri namun mereka bahagia dan harmonis. Sedangkan keluarga Yan MP yang berkecukupan namun orang tuanya jarang berada di rumah, Yan Mo yang terbiasa sendiri menjadi mengisolasi diri dan dingin. Hanya saat ulang tahunnya dia bisa berkumpul dengan kedua orang tuanya, sekilas mereka tampak bahagia namun ada luka yang disembunyikan.
Kemudian tentang persudaraan Zhao Qiaoyi dan Xi ini juga sangat unik sih. Tampaknya Zhao Guanchao ini sangat cuek dan jahil pada saudarinya. Dibalik sikapnya itu ternyata dia sangat peduli dan sayang terhadap saudarinya. Drama ini juga menceritakan bagaimana masa kecil mereka yang membuat kita lebih memahami mereka. Setelah nonton drama ini jadi baper pengen punya sudara kembar.
Kisah cinta Zhao Qiaoyi dan Yan Mo ini sebenarnya sederhana namun sweet. Yan Mo yang jenius tampak sangat dingin dan kaku, namun dengan sikap Zhao Qiaoyi yang selalu ceria akhirnya mampu membuat Yan Mo luluh. Meskipun sifat dan kepribadian mereka berlawanan, namun sebenarnya mereka saling melengkapi satu sama lain. Hingga bertahun kemudian mereka tetap menjaga perasaan masing-masing. Cukup sederhana, namun kisahnya tetap menarik dan relate dengan beberapa orang.
Selain kisah mereka berdua, ada juga kisah Zhao Guanchao dan Hao Wuyi. Mereka sebenarnya sudah saling menyukai sejak awal, namun karena terpentok status sahabat mereka mulai menunjukkan cinta dengan pertengkaran. Zhao Guanchao sebenarnya tidak ingin memiliki hubungan dengan wanita karena trauma yang dialami saat kecil namun pada akhirnya dia takhluk terhadap Hao Wuyi.
Spoiler:
Dalam drama biasanya ada tokoh antagonis yang membuat konflik dalam drama semakin rumit. Kalau drama ini siapa ya tokoh antagonisnya? Biasanya dalam drama jika tokoh utamanya laki laki kaya dan perempuannya kaya kemungkinan ibu laki-laki itu akan menjodohkan anaknya dengan gadis yang kaya juga, kemudian mereka akan memusuhi gadis yang biasa-biasa. Di sini tidak ada yang seperti itu, meski Yan Mo dijodohkan tapi orang tuanya tidak memaksa. Ibu Yan Mo juga sangat baik pada Zhao Qiaoyi. Gadis yang dijodohkan dengan Yan Mo, meski sangat menyukai Yan Mo dia tetap mau bersahabat dengan Zhao Qiaoyi dan mengajak bersaing secara sehat.
Ada antagonis lain seperti ayah kandung Zhao Qiaoyi dan Zhao Guanchao, namun tidak diceritakan terlalu banyak. Pada akhirnya dia juga menjadi baik dan meminta maaf. Sama halnya dengan mantan pacar Hao Wuyi.
Comments
Post a Comment