Sinopsis:
Drama ini menceritakan tentang seorang petugas Call Center bernama Kang Kwon-joo (Lee Ha-na) yang memiliki kemampuan mendengar yang luar biasa, dia bisa mendengarkan suara terkecil sekalipun. Saat awal bekerja di call center, Kang Kwon-joo menerima sebuah pangilan dari seorang wanita yang terancam dibunuh. Kang Kwon-joo dapat mengenali suara pembunuh tersebut dan mendengar suara itu kembali sebelum kematian ayahnya. Ayahnya adalah petugas polisi yang mengejar pembunuh tersebut. Saat persidangan, Kang Kwon-joo bersaksi bahwa dia mendengar suara pembunuh, namun tidak ada bukti yang menguatkan pernyataannya.
Moo Jin-hyuk (Jang-hyuk), seorang polisi yang juga suami dari wanita tersebut sangat marah saat sidang atas kesaksian Kang Kwon-joo yang dianggap memberi kesaksian palsu. Selepas ditinggal istrinya, hidupnya menjadi berantakan bahkan pangkatnya diturunkan karenanya. Dia menyesal karena tak mengangkat telfon terakhir dari istrinya.
Semenjak kejadian tersebut Kang Kwon-joo memutuskan melanjutkan study di Amerika. Tiga tahun kemudian dia kembali ke korea dan menjadi kepala Call Center. Kang Kwon-joo mendirikan Golden Time Team untuk menangani kasus panggilan darurat. Kang Kwon-joo merekrut Moo Jin-hyuk dengan pertimbangan kemampuannya dan untuk mengungkap kasus kematian ayahnya dan istri Moo Jin-hyuk. Kang Kwon-joo juga merekrut Park Eun-seo (Son Eun-so) dan Oh Hyun-ho (Yesung).
Awalnya Moo Jin-hyuk menolak karena menganggap Kang Kwon-joo mengacau saat sidang, setelah Kang Kwon-joo menunjukkan kemampuanya akhirnya Moo Jin-hyuk setuju bergabung dengan Golden Time Team. Tim tersebut dapat memecahkan berbagai kasus darurat dan akhirnya mulai mengungkap kebenaran dibalik kasus tiga tahun yang lalu. Mereka harus berjuang keras karena psikopat itu adalah anak dari pengusaha kaya yang kebal hukum.
Review:
Drama ini sangat intens, sangat menegangkan dari awal hingga akhir. Jangan harap ada adegan lucu ataupun romantis. Golden Time Team ini fiktif ya, realitanya tidak ada tim seperti ini di Korea. Tapi sangat seru bagaimana setiap kasus dipecahkan dan perlahan merujuk pada psikopat kaya. Gambaran kekejaman si psikopat dan berat sebelahnya hukum di Korea dalam drama ini juga menambah kekesalan saat nonton.
Psikopat dalam drama ini menggunakan senjata tumpul saat membunuh korban-korbannya. Hal ini justru menambah kengerian saat menyaksikannya. Kita juga dibuat menebak-nebak siapa sebenarnya psikopat ini dan apa motifnya melakukan pembunuhan sebanyak itu.
Diantara ketegangan dan kengerian itu kita juga disajikan kekompakan dan betapa kompetennya Golden Time Time. Namanya juga drama Korea, kurang seru kalau tidak diberi sentuhan drama. Ternyata ada penghianat diantara mereka. Ada pula berbagai kejadian mengharukan berderai air mata.
Spoiler:
Pada akhir film akhirnya terbongkar bahwa si psikopat adalah Mo Tae-gu (Kim Jae-wook) yang merupakan anak dari orang kaya. Ayahnya terus-menerus membela anaknya bahkan sampai berusaha memalsukan kematian anaknya agar anaknya tidak dipenjarakan. Ini mungkin membuat sebagian penonton kesal ya, kenapa sampai segitunya? Ternyata memang selain dia ingin menunjukkan kuasanya, dia juga merasa bersalah. Mo Tae-gu mengalami kelainan psikologi sejak kecil, namun dia berusaha mengabaikan fakta tersebut.
Ditambah lagi pemicu awal penyakit anaknya adalah dirinya. Mo Tae-gu sewaktu kecil menyaksikan ayahnya membunuh seseorang dan setelah itu ibunya bunuh diri. saat itu mungkin dia merasa sangat tak berdaya. Kemudian kebiasaan anehnya dimulai dari membunuh hewan, hingga kemudian membunuh manusia. Mungkin saat itu dia merasakan kepuasan karena berkuasa, dia bisa menyaksikan orang yang lebih tak berdaya dibanding dirinya. Keadaan sebenarnya adalah dia berusaha lari dari ketidakberdayaan dirinya.
Dibagian paling akhir Mo Tae-gu dibunuh oleh dokter yang merawatnya dan pasien-pasien di rumah sakit tempatnya dirawat. Mungkin kita akan berpikir mungkin dokter ini akan muncul di Voice 2. Mungkinkah begitu?
Comments
Post a Comment