Review Drama Voice 3: Terungkapnya Kejahatan Besar Dan Masa Lalu Do Kang Wo (Ada Orang Indonesia Yang Turut Berperan Dalam Drama Ini)


Sinopsis:

Masih kelanjutan dari Voice 1 dan Voice 2, drama ini masih menyelesaikan kasus Voice 2 yang belum tuntas. Sama seperti sebelumnya menceritakan kepala call center Kang Kwon-joo bersama Golden Time Team dan  Do Kang-woo yang berusaha mengungkap tuntas kejahatan komplotan Bang Je-Soo. Pemain dalam season 3 ini masih sama dengan season 2. Setelah ledakan bom yang terjadi di akhir Voice 2, Do Kang-woo menghilang diduga diculik oleh orang yang bekerja sama dengan Bang Je-soo. Sementara Kang Kwon-joo yang terluka parah menjalani perawatan. Meski mulai pulih tapi dia sering mengalami masalah pada telinganya.
Delapan bulan pasca kejadian peledakan bom, mereka mendapat kabar bahwa Do Kang-woo berada di Jepang dan diduga terlibat dalam pembunuhan seorang seniman bernama Kaneki Yukiko. Kang Kwon-joo kemudian pergi ke Jepang untuk menjemput Do Kang-woo, karena masih kurangnya bukti mereka diizinkan menjemput Do Kang-woo. Do Kang-woo yang mengetahui orang yang dikejarnya berada di Korea, akhirnya bersedia pulang.
Sepulang dari Jepang Do Kang-woo menjadi semakin penyendiri, penyakitnya juga semakin parah sehingga kadang tanpa sadar dia hampir membunuh tersangka kejahatan. Di tangannya terdapat tato tulisan berbahasa Jepang. Do Kang-woo juga sering bekerja sendiri tanpa timnya. Pada akhirnya Do Kang-woo keluar dari kepolisian, namun tetap melanjutkan penyelidikan.
Bang Jae-soo yang merupakan psikopat di Voice 2 kabur dari penjara dan diduga tewas saat melarikan diri. Semakin mereka dekat dengan kebenaran, semakin rumit pula kejadiannya. Tersangka kejahatan sebenarnya ternyata memang berhubungan dengan pembunuhan Mi Ho, mengungkap kejahatan psikopat ini juga mengungkap kejadian pembunuhan Mi Ho sesungguhnya.

Review:

Sebelum nonton Voice 3 ini kalian wajib nonton season sebelumnya biar mengerti alurnya, setidaknya tonton season 2 yang masih berhubungan dengan season 3 ini. Kalau kalian suka dua season sebelumnya sudah pasti suka season ini. Kalau dua season sebelumnya banyak diselingi kasus-kasus panggilan darurat, season ini lebih fokus pada penangkapan psikopat yang sebenarnya. 
Season ini juga masih membuat penonton tegang, penasaran dan terus berpikir. Di sini kita juga akan dibuat curiga dengan Do Kang-woo lagi karena kesaksian kakak Mi Ho yang mengatakan bahwa Do Kang-woo adalah pembunuh adiknya yang sebenarnya. Diakhir diungkapkan ending yang tak terduga, namun endingnya dapat menjawab semua tanda tanya dari season sebelumnya.

Spoiler:

Pada episode 5-6 ada orang Indonesia yang turut berperan. Pertiwi (Yannie Kim) seorang tersangka penyerangan saat bazar imigran asing. Akting Yannie Kim sangat bagus, bahasa Koreanya juga keren tapi mungkin karena arahan dari sutradara saat berbicara bahasa Indonesia logatnya agak aneh. Sisi positifnya bahasa kita diperkenalkan di Korea. Bukan hanya bahasa, tapi juga kebudayaan. Saat melakukan penyerangan Pertiwi mengenakan topeng Malangan, ragil kuning. Sedangkan senjata yang dipakainya adalah senjata tradisional Sumpitan. Pertiwi juga memakai tanaman langon yang biasanya digunakan untuk mengusir setan.
Sebenarnya bagus sih bahasa dan budaya kita diperkenalkan. Tapi kalau berpikir realistis sebenarnya susah juga kan mendapat barang-barang tersebut di Korea. Sekalipun ada, bukanya itu akan membuat polisi langsung mengenali bahwa itu Pertiwi? Karena dia satu-satunya imigran asal Indonesia di komunitas itu. Kecuali jika motif Pertiwi bukan benar-benar menyerang, melainkan mengungkap kejahatan sebenarnya di Pusat imigran wanita.
Akhirnya terungkap bahwa tersangka utama dalam kasus ini adalah Kaneki Masayuki/ Woo Jung-woo (Park Byung-eun) yang merupakan kakak Do Kang-woo dan suami Yukiko. Kaneki Masayuki juga pembunuh Mi Ho yang sesungguhnya. Setelah kejadian itu dia dibuang oleh orang tuanya, namun berhasil selamat. Kemudian dia diadopsi oleh keluarga kaya. Dia terobsesi dengan Do Kang-woo karena ingin adiknya menjadi seperti dirinya. Sangat tak tahu diri ya, setelah menghancurkan keluarganya, masih ingin menjadikan adiknya psikopat.
Pembahasan Ending: 
Endingnya sangat menyedihkan, karena selain Kaneki Masayuki meninggal, Do Kang-woo juga. Kisah hidupnya sudah menyedihkan, dua season dituduh jadi tersangka endingnya meninggal tertembak di kepala. Kejam banget pokoknya penulis drama ini. Di bagian akhir ternyata Bang Je-soo masih hidup dan dia membawa senapan besar seperti milik pihak SWAT. Dia juga berbicara pada seorang perempuan, “Kaneki sudah mati”. Mungkinkah kalau sebenarnya pembunuh Do Kang-woo sebenarnya adalah Bang Je-soo? Tanda tanya terbesar lainnya, siapa perempuan yang tidak diperlihatkan wajahnya itu? Mungkinkah dia ibu Do Kang-woo? Tak ada penjelasan detail tentang ibunya itu. Sayangnya pertanyaan itu tak bisa segera terjawab karena tak ada kepastian Voice season 4. Silahkan lanjutkan berteori.

Comments